Legenda Nama "Oenali"
Nama Oenali diambil dari bahasa Dawan (Uab Meto), yaitu kata "Oe" yang berarti Air dan "Nali" yang berarti Keladi atau Talas.
Menurut penuturan sejarah dari tokoh adat setempat, dahulu kala seorang tokoh adat bernama Naftali Maubanu bersama para tetua mengisahkan bahwa figur leluhur Kolo Maubanu pergi berburu musang di daerah ini. Dalam perburuannya, ia menemukan sebuah sumber mata air yang melimpah dan dikelilingi oleh tanaman talas/keladi liar yang tumbuh subur. Penemuan sumber air (Oe) dan keladi (Nali) inilah yang menjadi asal-usul penamaan wilayah Oenali.
SEJARAH PEMEKARAN
Perjalanan Pemekaran Desa
Desa Persiapan Oenali secara administratif dimekarkan dari Desa Induk Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Pemekaran ini didasari oleh aspirasi warga Dusun C Oenali yang memiliki letak geografis cukup jauh dari pusat pelayanan desa induk, serta jumlah penduduk yang telah memenuhi syarat untuk menjadi desa mandiri.
Proses pemekaran resmi dimulai dengan diadakannya Musyawarah Desa (Musdes) Mnelalete pada tanggal 5 September 2023 yang dituangkan dalam Berita Acara Nomor 16.02.53.55.07.1004.01.IX.2023. Langkah ini kemudian diperkuat oleh Surat Keputusan Kepala Desa Mnelalete (Ismael Tefnay) Nomor 06 Tahun 2023 tentang Pembentukan Panitia Pemekaran.
Usulan pemekaran ini mendapat dukungan penuh secara resmi melalui Surat Rekomendasi Camat Amanuban Barat (Steven A. Neonufa, S.Pi) dengan nomor 16.02.53.07.02/145/448/2023 pada 8 September 2023 demi mendekatkan pelayanan administratif dan mempercepat laju pembangunan daerah.
